Siluetmu,
Ayah!
Pena Oleh : Octavia Adiel. P.
Malam ini gelap gulita,
Sayang, tak seindah malam sebelumnya…
Langit hanya disuguhi bintang malas
Bulanpun tergantung tertawa memelas
Awan selembut sutra samar-samar
Siluet kedatanganmu selalu kunanti, ayah...
Sebersit wajahmu datang menghampiri ingatan
Canda, tawa, dan duka selalu sukar kutangkap,
Bayangmu, remang-remang sudah
Gelap, ayah. Gelap sempurna.
Masihkah engkau terseyum?
Setelah semua kenangan lama terlampiaskan
Memori silam hambar terasa
Pecah, tinggal puing-puing sisa
Melebur lengkap sendu sedan.
Malam waktu itu, hilang selesai sudah…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar