Piatu
Rindukan Bunda
Pena
Oleh : Octavia Adiel. P.
Masih
kudendangkan sajakmu bunda
Tentang
bulan hilang digerogoti kunang
Waktu
gerimis renggang datang
Mengeja
tiap robekan cerita kita
Berlagukan
tangis terpakan luka
Senandung
terakhir malam itu, ah…
Aku
merindukannya…
Halusinasi
hati waktu lusa lalu
Sesosok
bayangan dari balik karang
Memuntahkan
mimpiku berkepanjangan
Ketika
kamboja jatuh di atas pusara
Angin
beku tak kuasa berkata
Hantarkan
jiwa-jiwa penuhi panggilan-Nya
Luhur
tertidur takkan kembali
Bunda,
lewat embun tetesan dukaku doaku…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar