Sabtu, 24 Oktober 2015

My Poem

Piatu Rindukan Bunda

Pena Oleh   : Octavia Adiel. P.


Masih kudendangkan sajakmu bunda
Tentang bulan hilang digerogoti kunang
Waktu gerimis renggang datang
Mengeja tiap robekan cerita kita
Berlagukan tangis terpakan luka

Senandung terakhir malam itu, ah…
Aku merindukannya…
Halusinasi hati waktu lusa lalu
Sesosok bayangan dari balik karang
Memuntahkan mimpiku berkepanjangan

Ketika kamboja jatuh di atas pusara
Angin beku tak kuasa berkata
Hantarkan jiwa-jiwa penuhi panggilan-Nya
Luhur tertidur takkan kembali
Bunda, lewat embun tetesan dukaku doaku…






Tidak ada komentar:

Posting Komentar